06 November 2012

Tabungan Pendidikan: Produk Sepi Promosi, Pasar Sedikit Pemain
















Bank Riau Kepri bank Milik Provinsi Riau dan Kepulauan Riau juga memiliki produk Tabungan Pendiidkan yang dinamakan Sinar Pendidikan. SInar pendidikan merupakan produk tabungan yang memiliki banyak keunggulan diantaranya bunga yang lebih tinggi dari tabungan biasa, biaya administrasi yang ringan, nasabah diproteksi melalui asuransi, besarnya setoran bulanan dan jangka waktu bisa disesuaikan dengan kemampuan nasabah, bahkan nasabah diikutsertakan dalam program Undian Tabungan Sinar Tebar Milyar dan yang memiliki akun Sinar Pendidikan memiliki kesempatan untuk mendapatkan hadiah utama uang tunai 1Milyar.
Menurut sumber InfoBank itu, beberapa bank memang sudah memromosikan tabungan pendidikannya. Misalnya, beberapa waktu lalu, ada bank yang memberikan hadiah berupa beasiswa kepada para penabung produk ini. Hadiah tersebut akan diundi dan dana beasiswa yang diterima pemenangnya masuk ke rekening tabungan pendidikan. Dana di tabungan pendidikan itu sendiri bisa diambil setelah jatuh tempo.

Selain promosi, sosialisasi tabungan pendidikan masih terkendala kebiasaan buruk tak sedikit masyarakat di negeri ini. Misalnya, masih rendahnya kedisiplinan menabung. Bila sudah menerima gaji, yang langsung mereka ingat adalah daftar biaya aktivitas konsumtif seperti berbelanja. Menabung secara rutin atau mendebit langsung dari rekening belum lumrah dan cenderung dianggap memberatkan. Padahal, bila sejumlah tertentu dari gaji tersebut tidak segera ditabung, boleh jadi, tak ada jatah lagi.

Meski banyak kendala, tabungan pendidikan tentu saja masih menjanjikan pasar yang besar. Memang, tingkat pendapatan masyarakat cenderung tidak meningkat, sehingga daya beli mereka, termasuk terhadap produk tabungan pendidikan, lemah. Tapi, harus dicatat, di kota-kota besar seperti Jakarta, tabungan pendidikan boleh dibilang sudah menjadi sebuah kebutuhan tersendiri, sehingga sosialisasi terbilang mudah. Tentu, asal produk yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan nasabah.

Bank-bank sendiri melihat keadaan yang sulit bukan sebagai kendala untuk berbisnis, melainkan sebagai peluang. Bahkan, seorang bankir mengatakan, sekarang memang saat yang paling tepat untuk menawarkan tabungan pendidikan. Bukan hanya karena ingin mengejar pendapatan dan mendapatkan pasar yang luas tadi, melainkan juga sebagai wujud kepedulian perbankan terhadap masyarakat. (Majalah Infobank/diubah seperlunya)

0 komentar:

Poskan Komentar

Berikan Komentar terbaik anda, lebih dari satu komen no problem,sekarang zamannya bebas berekspresi.