21 Mei 2009

Tragedi Jatuhnya Pesawat Hercules C-130 di Magetan

Sebuah bencana transportasi kembali terjadi di nusantara ini. Sederetan kecelakaan transportasi Indonesia telah menambah daftar panjang kurangnya pihak-pihak terkait (pemerintah, pemilik, penumpang) lalai dengan kondisi alam maupun muatan.

Jatuhnya pesawat Hercules C-130 TNI AU di Desa Geplak, Magetan, Jawa Timur, Rabu pagi, menimbulkan spekulasi beragam, seperti faktor cuaca, pesawat, sistem pesawat, dan paling santer soal kelebihan beban serta adanya pemangkasan anggaran operasional dan pemeliharaan serta penundaan pembelian ALUTSISTA : ALAT UTAMA SISTEM SENJATA yang lebih canggih ujung-ujungnya masalah ini kembali dipolitisir sehingga menyebabkan SBY dan JK kian memanas.

Pesawat Hercules C- 130 adalah pesawat buatan tahun 1980 dan masuk jajaran TNI AU tahun 1994. Kondisinya layak terbang dan telah mengalami perawatan terakhir pada 19 Mei 2009. Tapi kenapa bisa jatuh ?

Pesawat yang dipiloti oleh Kapten Mayor Danu dan Co Pilot Kapten Younan, tersebut berangkat dari Lanud Halim Perdanakusuma dengan rute penerbangan Jakarta, Magetan, Makassar, Kendari, Biak dan terakhir menuju Jayapura. Belum diketahui secara pasti, apa penyebab petaka pagi itu. Diduga pesawat Hercules nahas tersebut bermasalah kira-kira dua kilometer dari tempat jatuh di areal persawahan Geplak. Menurut cerita sejumlah warga setempat, pesawat sempat menerjang rumpun bambu di sekitar rumah warga, pesawat yang jatuh bertepatan dengan 101 Tahun Kebangkitan Nasional, apakah ini pertanda kemunduran kebangkitan nasional.

Hingga tadi malam korban jiwa akibat bencana ini telah mencapai 99 orang jika sebelumnya ada kecelakaan pesawat faktor cuaca dan tuanya burung besi terbang selalu menjadi biang utama penyebab kecelakaan, tetapi pada saat pesawat hercules ini mengalami kecelakaan cuaca dalam kondisi baik. Semoga ini semua menjadi PR bagi bangsa ini khususnya kepada presiden baru RI nanti, cukuplah ini kejadian yang terakhir dan tidak akan terulang kembali.

Sumber Gambar : http://Okezone.com

83 komentar:

Dana Telco mengatakan...

Duh, lagi dan lagi. Padahal keledai saja tidak jatuh ke lubang yang sama. Mesti ada yang salah ini.

semar mengatakan...

wajib di audit seluruh sistem pemeliharaan alutista kita

konco mengatakan...

Rangkum komeng telco dan semar aja ah..diaudit aja dan setuju dg komen dana telco.

kang-dwi mengatakan...

kapan indonesia punya pesawat ga jatoh ya......
ikut ber-bela sugkawa kepada para korban, walaupun gugur bukan dalam medan perang. tapi setidaknya sudah gugur pada saat menjalankan tugas negara. Semoga arwahnya diterima di sisi-Nya

Ivan@mobii mengatakan...

Yah namanya juga kuasa tuhan!!

anggaarie mengatakan...

turut berduka cita..

bunga raya mengatakan...

pertama turt berduka cita kepada mereka penumpang pesawat naas itu. kedua memang kalau tidak segera di benahi dalam masalah ini oleh pemerintah pasti akan datang berikutnya kecelakaan yang srupa. ini adalah hal masalah besar yang harus segera di tangani oleh pemerintah jangan sampai terus terusan terualng kembali hal seperti ini.apa lagi banya burung besi yang ada di indonesia ini sudah tidak layak terbang tapi masih di paksakan juga. ya yang namanya barang tua walaupun bagaimana tetep saja tidak sebagus barang muda.kalau di ibaratkan maraton yang tua pasti cepat loyo di banding yang muda.
hemat saya cepat tangani masalah ini jangan sampai terus terusan terulang tittk ga pake koma ga ada tawar menawar, pokonya harus kalau ga bisa ganti aja ma yang bisa....kebanyakan cuma di korupsi aja sih dana negara ini ga di gunakan sebagai mana mestinya...saya geram betul karena musibah ini terus terusan terjadi...

bunga raya mengatakan...

kapal yang sudah tidak layak terbang di jual karungan aja ke rongsokan jangan di paksakan terbang lah...
aku juga mau nerima di jual kiloan aja.
banyak kapal kapal yang udah tidak layak terbang tuh kasih aja ke tuakang rongsokan.

beheppy mengatakan...

sedih bangt liat beritanya, apalgi ngeliat para wanita yang menangis histeris..gak tegaaaaa...

Dunia Polar mengatakan...

turut berduka cita masss... moga aja mreka di terima di sisinya,aminnn...

risefa mengatakan...

aku turut berduka cita atas terjadinya kecelakan jatuhnya pesawat hercules, semoga arwah para korban diterima di sisi Allah SWT, amin.

Radill mengatakan...

sudahlah kita jangan saling menyalahkan siapa yang bertanggung jawab, mari introspeksi diri.

Vicky mengatakan...

Membuat saya berpikir dua kali kalo mau naik Hercules. Apa teknisi-teknisi yang bilang Herculesnya layak terbang itu belum dikasih makan semua?

Blogger Magazine mengatakan...

pesawatnya aja uda segitu tua..
apa benar tuh masih layak terbang..?!

IjoPunkJUtee mengatakan...

Kecelakaan demi kecelakan terjadi...., apakah ini peringatan Yang Kuasa kepada negeri ini...??

Dinoe mengatakan...

nice info sob....

Budiawan Hutasoit mengatakan...

pertama, turut berduka cita.
kedua, anggaran dana utk militer terbatas, sehingga tidak mampu utk memperbaharui peralatannya, termasuk pesawat.
ketiga, biarpun namanya Hercules, kalau sudah tua, tetapa aja tua.

mudah2an bangsa ini MAU belajar dari tragedi ini.

Ari mengatakan...

Untuk sekian kalinya, turut berduka cita.

Tetapi lepas dari ini adalah kuasa Allah.
Sesungguhnya sekalilagi harus aku katakan,
Kita tak mau belajar dari kejadian yang telah ada.

Sesungguhnya sekecil apapun tanda itu ada. Dari musibah sebelumnya, tapi mereka tak mau menelaah, lalu meneliti secara total. Masih layakkah sang Kakek mengudara???

Newsoul mengatakan...

Sangat menggenaskan ri, beginilah kl pesawat tua dipaksa terbang. Turut berdukacita, smg musibah spt ini tidak terulang lagi.

bayunature mengatakan...

kita turut prihatin dengan kejadian ini, mudah2an ini yg terakhir. dan ini jadi perhatian serius bagi pemerintah.

niethaw mengatakan...

Turut berduka cita buat korban dan keluarga yang ditinggalkan

Timontius mengatakan...

Semoga tenang di alam sana, dan tabah bagi keluarga alm,almrh yang masih hidup...

ifat mengatakan...

ikut berduka cita, semoga ada perbaikan atas kejadian ini oleh pemerintah khususnya untuk dunia penerbangan

dwinacute mengatakan...

Ya Alloh bencana di negeriku belum habis juga rupanya. salah siapakah ini?
bukan saat nya untuk menyalahkan siapa2 yang pasti adalah bagaimana pemerintah menyingkapi hal ini,
Apa masih sibuk merebut kursi panas kepresidenan?
sementara di luar sana bencana demi bencana terus berdatangan
yang bisa kita lakukan adalah berdo'a semoga Alloh menempatkan arwah para korban di tempat yang sebaik-baiknya di sisiNya.
Amin

JengSri mengatakan...

turut berduka cita bagi korban yang meninggal di kecelakaan...

lusalary mengatakan...

wah pesawat indo kok jatuh terus!mungkin karena uang service pesawatnya masuk kantong pribadi !!

Laksamana Embun mengatakan...

Lagi2 Kecelakaan Udara.. Ini harus jadi PR bagi pemerintahan kita buat lebih memperhatikan Keselamatan Angkatan Udara yang kita miliki... Agar tidak ada air mata dan Duka Lagi bangsa Indonesia..

Blok c No.3 mengatakan...

Turut berduka cita...

reni mengatakan...

Kejadian yang kesekian kalinya...
Sudah terlalu banyak korban yang berjatuhan.
Semoga ada upaya perbaikan utk ke depannya.

wisata-riau9877 mengatakan...

aku datang kanda..... wah.... tak henti2nya musibah datang silih berganti.... tabahkan hatimu.. jaah..

Sapro mengatakan...

turut berduka cita atas korban2 pesawat hercules....... smoga mereka semua diterima disisix amin.........

Jualan Barang mengatakan...

wa wa wa...kembali berduka neh.

cempaka mengatakan...

turut berduka yang sedalam dalamnya
memang bener nasib itu di tentukn oleh sang pencipta tapi nsib juga kita ikut berperan
jadi segera perbaiki apa yang sudah buruk karena kalau tidak ya tidak menutup kemungkinan akan jatuh lagi korban dikemudian hari

nyubi mengatakan...

saia ikut berduka cita
smoga alam ibadahnya diterima disisi-Nya
dan para keluarga korban yg ditinggalkan
moga diberi ketabahan

keboaja mengatakan...

Saatnya Indonesia berbenah...

p3myh4sy1m mengatakan...

turut berduka cita niy jadinya,,
hiks,,,hiks,,,

attayaya mengatakan...

innalillahi wainna ilaihi rojiun

#Bara mengatakan...

musibah adalah musibah..
tak ada seorangpun yang mengharapkan kejadian seperti ini..seandainya ada suatu kelalaian semoga saja menjadi bahan evaluasi agar tidak terjadi kejadian serupa di masa datang.
Turut berduka cita...

BLOG KULINER mengatakan...

semoga semua pihak terkait benar2 mendapat pelajaran berharga dari peristiwa ini...turut berdukacita...

INTERNET MARKETING TIPS mengatakan...

ambil tindakan untuk mengatasi sekarang juga, agar kelak tak terulang lagi...

MOEL'S BLOG mengatakan...

turut berdukacita...benahi segera, agar tak jatuh korban lagi!...

Yudie mengatakan...

Duka kecelakaan di bandara Hussein Sastranegara Bandung blom kering...eehhh..di Madiun terjadi lagi.
Turut berduka yang sedalam-dalamnya utk para keluarga korban.

kutu buku mengatakan...

Lagi, lagi dan lagi..Sblmnya turut berduka cita dan ikut prihatin dgn nasip penerbangan di Indonesia.

Dalam suatu penerbangan, risiko sebenarnya terkait dengan manusia, kedisiplinan, dan lingkungan. Faktor usia menyumbang salah-satu risiko kecelakaan,yg kabarnya umur pesawat tsb sudah lebih dr 30 th.. Namun, maintenance juga sangat berperan penting. Mayoritas pesawat di Indonesia memang cukup tua, yang berarti biaya maintenance tinggi. Kalau operator tidak patuh pada regulatory requirement, maka umur pesawat + tidak disiplin dlm maintenace, menjadi penyebab kecelakaan terbesar.

Disiplin maintenance penerbangan dan Uji kelayakan terbang harus di lakukan dengan lebih ketat lg.
Nah, pertanyaannya apakah mungkin operator pesawat di Indonesia sanggup membayar harga tersebut? Kemudian, apakah maintenance/inspection ketat tersebut juga dijalankan?

ajeng mengatakan...

Innalillahi wainnaillaihi raji'un..
Semoga keluarga yg ditinggalkan diberi ketabahan.
Dan kayaknya memang perlu ditinjau dg lebih seksama sistem penerbangan kita..

Tazkiyatunnafs mengatakan...

sisi positifnya Magetan jadi lbih terkenal, hehehe, moga2 laen kali terkenalnya gara2 gue jadi Presiden ato gmn gitu, jgn yg sedih2 gini.

bunga raya mengatakan...

bunga kehilanganmu neh sebab jarang sekali kayanya sekarang muncul

cempaka mengatakan...

salam hangat dari blogger baru mas

Seti@wan Dirgant@Ra mengatakan...

saya baru pulang melayat nih bro,... tetangga saya Kapten Nur Mansyuri salah satu korbannya.

Itik Bali mengatakan...

Kecelakaan ini sungguh tragis
sampai saat ini korbanya sudah mencapai 101 orang
ya harus jadi kajian
agar tidak terulang lagi di masa depan

yanuar catur rastafara mengatakan...

yang penting sekarang
sebaiknya kita mendoakan arwah para korban agar dapat diterima disinya
amien..

wh mengatakan...

semoga menjadi peringatan kepada generasi muda untuk selalu bersemangat besungguh-sungguh dalam melakukan setiap aktifitasnya, dalam belajar ataupun bekerja...............

Karumbu mengatakan...

kalau pesawat TNI aja kejadiannya seperti ini, bisa dibayangkan bagaimana kalo negara kita diserang musuh? gak perlu ditembak, jatuh sendiri...semoga para petinggi negara menyadari itu..

mas icang mengatakan...

saya herannya kenapa pesawat kargo yang hanya dimiliki TNI AU kok ada anak kecilnya?

apa sudah jadi taxi darurat ya?

loly mengatakan...

Prihatin dan ikut berduka atas tragedi ini...

buwel mengatakan...

Nggak tahu ya, pesawatnya katanya udah tua gitu..apa karena kurang perawatan kali ya...semoga bisa lebih baik nantinya...

Optimasi Indented Listings mengatakan...

OOoo gitu yahhh ceritanyaa,GONDES Cuma bisa berdoa semoga semua amal perbuatannya di terima disisinya amiin

Gossip mengatakan...

Thx sob buat cerita lengkapnya..semoga semua keluarga yg ditinggalkan diberi ketabahan..amien.

Rinto mengatakan...

innalillahiwainnaillaihiroji'un....dengan mudah Tuhan menciptakan manusia...kufayakun, dgn mudah pula Tuhan mengambil mereka kembali...smoga dg kjadian ini, bisa menjadi cerminaan buat kita smua bahwa maut bisa menjemput kita kapan saja...so, kita harus selalu siap deengan senantiasa selalu mendekatkan diri kpd Tuhan, menjauhi sgala larangan Nya dan melaksanakan sgala perintah Nya

Ghal mengatakan...

Sudah waktunya ganti pesawat yg tua!!!

eppie - cool, mengatakan...

konsekwensi, ketidakberdayaan kita namun yakinlah dari NYA kembali jua kepada NYA..ALLAHUAKBAR

black_id mengatakan...

hi-hi, sory dah lama gak kesini.....

ya umur pesawatnya aja udah lebih tua dari aku,
udah waktunya gant tuh...

IMAM MEQELS mengatakan...

sarana dan armada negara kita memang sudah sangat uzur dan sangat perlu dengan segera harus di ganti,tapi itulah bangsa kita masih punya watak kerdil dan tak bisa belajar dari pengalaman,ketika satu hal yang sangat mendasar kita selalu tutup mata,contohnya ketika sedang ada PEMILU,seperti saat ini kita rela menghaburkan uang trillyunan rupiah,dan itu hanya habis dalam sesaat saja,dan dilain pihak ketika pemerintah mengajukan anggaran untuk pertahanan negara dimana itu kita akan pakai untuk jangka waktu lama,malah masyarakat sendirilah curiga,buat apa pertahanan negara toh tak ada apa-apa tak ada perang,begitu kilah dan pertanyaannya,kalau tetep pemikiran kita seperti itu,maka bangsa kita tak ubah bagai macan ompong ketika nanti ada perang sesungguhnya,salam

IMAM MEQELS mengatakan...

inallillahi wainaillahirojiun,bagi para korban,turut berduka sedalam-dalamnya.buat keluarga tang di tinggalkan agar di beri kekuatan kesabaran keihklasan,semua sudah di takdirkan oleh yang maha kuasa,relakan,doakan yang terbaik bagi para korban agar di terima di sisi-NYA,amin amin amin,salam

honda insight hybrid mengatakan...

Jadi takut naik pesawat neeh...
.
.
.
Kapan ya..pesawat Indonesia bisa lebih baik???

Witho mengatakan...

Gara² semua tragedi ini, saya jadi takut naik sarana transportasi. Jangankan pesawat, saat naik bus pun kadang kala terlintas pikiran yg membuat ingin segera turun lagi. Yah, akhirnya terkurung di rumah, pake internet sebagai sarana transportasi. :)

alfi mengatakan...

turut berduka aj dech bwt keluarga yg di tinggalkan
moga2 tabah..

Mohan mengatakan...

Wuihh turut berduka + cita, mendengar berita duka ini Er

Haniseh mengatakan...

Ass...semua itu sudah menjadi kekuasaan Allah..namun kita sebagai human..harus bisa merencanakan smoga saja bsok hari lebih baik daripada sebelumnya..bravo mas..

bunga raya mengatakan...

salam hangat bos aku datang apel neh malam minggu bawa satu point
datang ya mas ada yang baru tuh

Andie Gokil mengatakan...

ga da dana mungkin tuh.
perawatan kurang.
cckc.
semakin menyedihkan kondisi penerbangan Indonesia sekarang,
ckckkc

cak narto mengatakan...

Saya hanya bisa merenung setiap baca postingan tentang tragedi ini..

mas_jo mengatakan...

smg ja dk da lg kjdian pswat jtuh

Planet Jingga mengatakan...

turut berduka cita...jd ngeri naik pesawat!

yong atan dollah mengatakan...

salam kenal
tukeran link ya
link udah dipasang

Dody Eka Putra mengatakan...

berkunjung lagi....Tragedi ini mengingatkan kita kembali ke tragedi Adam Air yang hilang, sebenarnya jadi ngeri naik pesawat tapi mo gimana lagi tetap butuh, semoga kedepan maskapai penerbangan terus memperbaiki diri

adwidas mengatakan...

Peristiwa jatuh pesawat gini udah sering banget, mudah2an ada perhatian dari pemerintah, jadi serem mo naik pesawat biarpun itu bukan hercules, masak jkt-pku musti balik lagi jalan darat kayak dulu, approve cuti ajah paling lama 5 hari.

Tukang komen mengatakan...

mampir lagii

anak nelayan mengatakan...

turut berduka cita

Ryan mengatakan...

jga turut brduka cita... mdah2an kluarga yg ditinggal dpt mnerimanya... amien

Aya mengatakan...

dah seminggu aja ya..
*masih sedih*

Bingkay mengatakan...

bahwa dari kejadian yang sangat menyedihkan

Awal Sholeh mengatakan...

saya ikut berduka cita mas. semoga keluarga yg ditinggalkan bisa sabar...

furniture indonesia mengatakan...

ikut berduka cita

Posting Komentar

Berikan Komentar terbaik anda, lebih dari satu komen no problem,sekarang zamannya bebas berekspresi.