15 September 2010

Ada leadership di setiap orang


Setiap orang yang dilahirkan itu sebetulnya sudah ditakdirkan menjadi pemimpin atau leader. Potensi leader sudah diturunkan oleh tuhan kepada setiap manusia. Hal ini bukan sekedar kata-kata bijak agama saja. Secara tidak sadar, kita harus memimpin tubuh ini untuk melakukan apa saja. Sikap dan tubuh ini akan mengikuti apa yang kita inginkan. Hanya saja, kebanyakan orang tidak memaksimalkan kemampuan memimpin yang telah dibekali oleh sang pencipta. Sebagian dari kita mengabaikan potensi leadership (kepemimpinan) yang ada pada diri. Akibatnya, hanya sebagian kecil saja orang yang berhasil mencapai kesuksesan. Leadership dan kesuksesan memang dua hal yang seringkali berjalan beriringan. Karena biasanya, orang yang sukses itu memiliki leadership yang menonjol. Apalagi di ajang bisnis networking sangat membutuhkan kemampuan leadership seseorang.

Setelah menyadari bahwa dalam diri ini ada jiwa kepemimpinan, tidak ada lagi alas an bahwa kita tidak bisa melakukan apa-apa untuk meraih kesuksesan. Sebenarnya sederhana saja, kesuksesan itu ditentukan mulai dari kemampuan kita memimpin diri sendiri. Yakni menggerakan dan mengendalikan diri ini agar melakukan sesuatu untukmeraih kesuksesan. Sederhana, tapi seringkali orang terbentur saat ingin memulainya. Terkadang hati ini sekeras batu, sering muncul kesombongan-kesombongan yang menahan orang melakukan sesuatu. Orang seringkali terbentur kepada perdebatan masalah teknis cara melakukan. Bingung, apa sih yang harus dilakukan pertama kali untuk memimpin diri sendiri. Padahal jika kita tidak bisa memimpin diri sendiri, sulit rasanya untuk meraih kesuksesan.

Sementara didalam jiwa kepemimpinan itu akan ditemukan gairah atau motivasi yang sangat kuat untuk mencapai prestasi. Didalam jiwa kepemimpinan ada semacam kerinduan untuk menjadikan hidupnya lebih bermakna. Didalam jiwa kepemimpinan ada ambisi yang luar biasa untuk mewujudkan impiannya menjadi kenyataan.

Ada tiga sikap yang perlu dipupuk untuk memunculkan jiwa kepemimpinan. Yakni sikap positif, sikap produktif, dan sikap kontributif. Sikap positif adalah selalu memandang sesuatu dari segi positif. Sehingga dari orang yang bersikap positif selalu muncul perilaku positif. Sikap produktif, adalah cara pandang dan prilaku seseorang yang selalu memanfaatkan asset diri dan terus menciptakan hasil karya bagi diri sendiri dan lingkungan. Orang seperti ini akan selalu berpikir apa yang ada didepannya sebagai peluang untuk meningkatkan produktifitas. Sikap kontributif, adalah cara pandang dan perilaku seseorang untuk memanfaatkan segala sesuatu yang dimilikinya. Sikap kontributif juga akan memunculkan keinginan membantu, mendukung, memberikan kontribusi kepada orang dan lingkungan disekitarnya.

Jadi, leader akan selalu mengedepankan sikap positif dan sikap produktif untuk menghasilkan dan meraih kesuksesan. Jika sudah mencapai kesuksesan, leader akan memunculkan sikap kontributif. Mereka akan ada keinginan untuk berbagi kepada sesama. Sampai jumpa di puncak sukses

http://www.sayapastibisa.com

0 komentar:

Poskan Komentar

Berikan Komentar terbaik anda, lebih dari satu komen no problem,sekarang zamannya bebas berekspresi.